<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar dan Mencoba - Cari Uang dari Internet &#187; Blogging</title>
	<atom:link href="http://hardim.org/category/blogging/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardim.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 22:30:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lowongan Kerja Telkom</title>
		<link>http://hardim.org/lowongan-kerja-telkom/</link>
		<comments>http://hardim.org/lowongan-kerja-telkom/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 22:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=1059</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda mengunjungi situs PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau lebih dikenal dengan sebutan PT Telkom di www.telkom.co.id? Pernahkah anda membuka link &#8220;lowongan&#8221; di situs tersebut. Menurut informasi yang beredar, sejak awal situs itu ada hingga saat ini, halaman link &#8220;lowongan&#8221; di situs Telkom tersebut selalu menampilkan tulisan &#8220;Mohon maaf untuk saat ini Telkom belum membuka lowongan pekerjaan. Terima kasih.&#8221;
Logo Telkom
Padahal, tidak mungkin sebuah perusahaan besar seperti Telkom tidak pernah melakukan rekrutmen baru. Sebagai perusahaan raksasa, mereka pasti juga butuh regenerasi. Dan faktanya, Telkom selalu melaksanakan rekrutmen setiap tahunnya, bahkan bisa ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah anda mengunjungi situs PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau lebih dikenal dengan sebutan PT Telkom di www.telkom.co.id? Pernahkah anda membuka link &#8220;lowongan&#8221; di situs tersebut. Menurut informasi yang beredar, sejak awal situs itu ada hingga saat ini, halaman link &#8220;lowongan&#8221; di situs Telkom tersebut selalu menampilkan tulisan &#8220;Mohon maaf untuk saat ini Telkom belum membuka lowongan pekerjaan. Terima kasih.&#8221;</p>
<div id="attachment_1060" class="wp-caption alignleft" style="width: 125px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/07/telkom.jpg"><img class="size-full wp-image-1060" title="telkom" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/07/telkom.jpg" alt="Logo Telkom" width="115" height="115" /></a><p class="wp-caption-text">Logo Telkom</p></div>
<p>Padahal, tidak mungkin sebuah perusahaan besar seperti Telkom tidak pernah melakukan rekrutmen baru. Sebagai perusahaan raksasa, mereka pasti juga butuh regenerasi. Dan faktanya, Telkom selalu melaksanakan rekrutmen setiap tahunnya, bahkan bisa lebih dari satu kali dalam setahun. Menurut kabar yang beredar juga, rekrutmen yang dilakukan Telkom cukup profesional dengan proses seleksi yang sangat ketat.</p>
<p>Yang tidak diketahui banyak orang adalah, bagaimana Telkom memperoleh calon karyawan bila tidak pernah membuka informasi lowongan kerja. Sejumlah kawan yang pernah dipanggil mengikuti seleksi calon karyawan di Telkom menginformasikan, sepanjang tahun kantor Telkom menerima sangat banyak surat lamaran dari seluruh Indonesia. Jadi, meski tidak membuka informasi lowongan kerja, mereka memiliki database yang cukup besar. Belum lagi, Telkom pun memiliki sekolah sendiri seperti Institut Teknologi Telkom, STMB Telkom, STISI Telkom, SMK Telkom, dll.</p>
<p>Jadi saran saya bagi mereka yang berminat mengadu nasib untuk menjadi karyawan Telkom, langsung saja kirimkan surat lamaran kamu ke Direktur Human Capital dan General Affair Kantor Pusat PT Telekomunikasi Indonesia Tbk di Jln. Japati No. 1 Bandung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/lowongan-kerja-telkom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>iPal, E-mail Gratis Terbaru Buat Bisnis</title>
		<link>http://hardim.org/ipal-e-mail-gratis-terbaru-buat-bisnis/</link>
		<comments>http://hardim.org/ipal-e-mail-gratis-terbaru-buat-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 06:35:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Look At]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=1052</guid>
		<description><![CDATA[Belum lama ini, saya mendapat email dari seorang teman. Sebuah undangan untuk mendaftarkan diri di iPal. Awalnya, saya pikir itu metode pembayaran melalui internet yang baru, semacam paypal. Ternyata bukan! iPal adalah layanan e-mail gratis. Ya kurang lebih seperti Gmail atau Yahoo!
Lalu, buat apa bikin e-mail lagi? Ya, bikin juga nggak rugi toh, gratis kok  . Saya pun segera meluncur menuju iPal. Tampilannya simple, proses registrasinya pun sangat mudah. Gak lebih dari satu menit, beres! Menariknya, karena layanan ini masih baru, jadi masih banyak username bagus yang tersedia. Saya ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belum lama ini, saya mendapat email dari seorang teman. Sebuah undangan untuk mendaftarkan diri di <a href="http://short.web.id/to/ipal" target="_blank">iPal</a>. Awalnya, saya pikir itu metode pembayaran melalui internet yang baru, semacam <a href="http://hardim.org/ke/paypal" target="_blank">paypal</a>. Ternyata bukan! iPal adalah layanan e-mail gratis. Ya kurang lebih seperti Gmail atau Yahoo!</p>
<p>Lalu, buat apa bikin e-mail lagi? Ya, bikin juga nggak rugi toh, gratis kok <img src='http://hardim.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Saya pun segera meluncur menuju <a href="http://short.web.id/to/ipal" target="_blank">iPal</a>. Tampilannya simple, proses registrasinya pun sangat mudah. Gak lebih dari satu menit, beres! Menariknya, karena layanan ini masih baru, jadi masih banyak username bagus yang tersedia. Saya cek username &#8220;indonesia&#8221; bahkan &#8220;london&#8221; saja masih tersedia loh. Tapi saya tidak mendaftarkannya. (Barangkali setelah membaca ini anda terinspirasi untuk mendaftarkan username tersebut).</p>
<p>Nah, karena saya pernah gagal memperoleh username tertentu dari layanan Gmail maupun Yahoo! maka buru-buru saja saya mendaftarkan username yang saya inginkan di <a href="http://short.web.id/to/ipal" target="_blank">iPal</a>. Keren, singkat dan mudah diingat! Menariknya lagi, sekali lagi mungkin karena masih baru, <a href="http://short.web.id/to/ipal" target="_blank">iPal</a> akan memberikan anda peluang memperoleh uang dengan mereferensikan mereka kepada orang lain. Setiap pendaftar yang anda referensikan, iPal menjanjikan $ 0,5. Lumayan kan.</p>
<p>Mau coba, segera kunjungi <a href="http://short.web.id/to/ipal" target="_blank">iPal</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/ipal-e-mail-gratis-terbaru-buat-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nikmatnya Passive Income, Meski Masih Secuil</title>
		<link>http://hardim.org/nikmatnya-passive-income-meski-masih-secuil/</link>
		<comments>http://hardim.org/nikmatnya-passive-income-meski-masih-secuil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 06:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Make Money]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=1006</guid>
		<description><![CDATA[Banyak dari kita yang mungkin sudah membaca pemikiran Robert Kiyosaki tentang The Cashflow Quadrant yang membagi cara manusia mendapatkan uang ke dalam 4 kelompok, yaitu employee, self-employee, business owner, dan investor. Saya tidak akan membahas hal tersebut karena pembahasannya sudah banyak tersedia di internet. Saya hanya ingin bercerita tentang passive income.
Jangan ragu mencoba cari pendapatan lewat internet
Jangan juga tanya apa itu passive income, silakan cari tahu sendiri kalau memang anda belum mengetahuinya. Hehehe&#8230; kesannya galak, padahal lagi malas ngejelasin aja. Begini, kurang lebih 2 tahun lalu, saya mulai membangun aset ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak dari kita yang mungkin sudah membaca pemikiran Robert Kiyosaki tentang The Cashflow Quadrant yang membagi cara manusia mendapatkan uang ke dalam 4 kelompok, yaitu employee, self-employee, business owner, dan investor. Saya tidak akan membahas hal tersebut karena pembahasannya sudah banyak tersedia di internet. Saya hanya ingin bercerita tentang passive income.</p>
<div id="attachment_1009" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/06/income.jpg"><img class="size-medium wp-image-1009" title="income" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/06/income-300x212.jpg" alt="Jangan ragu mencoba cari pendapatan lewat internet" width="300" height="212" /></a><p class="wp-caption-text">Jangan ragu mencoba cari pendapatan lewat internet</p></div>
<p>Jangan juga tanya apa itu passive income, silakan cari tahu sendiri kalau memang anda belum mengetahuinya. Hehehe&#8230; kesannya galak, padahal lagi malas ngejelasin aja. Begini, kurang lebih 2 tahun lalu, saya mulai membangun aset bisnis (duh, keren banget istilahnya) dengan menjajakan bisnis pulsa di internet. Saya tidak punya server pulsa sendiri, saya hanya mendaftarkan diri sebagai reseller pada server orang lain, lalu membangun website dengan brand sendiri.</p>
<p>Satu demi satu pendaftar berdatangan, sepuluh, belasan, puluhan, hingga lebih dari seratus pendaftar langsung. Yang mendaftar tidak langsung, maksudnya mendaftar melalui agen yang saya rekrut, jumlahnya lebih banyak lagi.</p>
<p>Rupiah demi rupiah pun saya terima sebagai bonus dari setiap transaksi yang mereka lakukan. Belakangan, setiap harinya saya mendapat bonus transaksi antara Rp 7 ribu hingga Rp 14 ribu. Artinya, jika diakumulasikan dalam satu bulan setidaknya Rp 200 ribu bonus yang saya terima dalam bentuk pulsa. Bila dijual, nilainya akan lebih tinggi lagi.</p>
<p>Jumlah yang kecil memang, tidak seberapa, receh. Tetapi, mendapatkannya melalui cara passive income, benar-benar sangat nikmat. Saya punya dua jalur perdagangan pulsa semacam ini, keduanya tanpa biaya pendaftaran. Rencananya, saya akan tambah dua lagi. Termasuk juga saya sedang mempertimbangkan ikut dalam bisnis pulsa berbasis multilevel yang rata-rata mensyaratkan biaya pendaftaran cukup mahal.</p>
<p>Bagaimana pengalaman anda meraih passive income?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/nikmatnya-passive-income-meski-masih-secuil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Bikin Gmail Tanpa Verifikasi</title>
		<link>http://hardim.org/cara-mudah-bikin-gmail-tanpa-verifikasi/</link>
		<comments>http://hardim.org/cara-mudah-bikin-gmail-tanpa-verifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 16:26:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=1003</guid>
		<description><![CDATA[Pernah bikin account baru di google mail alias gmail belakangan ini? Mungkin anda akan bertemu dengan yang namanya langkah verifikasi. Ya, gmail akan meminta anda melakukan verifikasi melalui SMS sebelum menyetujui pembuatan account gmail yang anda daftarkan.
Logo Gmail
Langkah verifikasi itu terasa bikin ribet, terutama bagi anda yang sangat protektif terhadap nomor ponsel. Belum lagi, verifikasi melalui SMS ini terkadang berjalan tidak lancar. Tapi jangan khawatir, ternyata ada cara mudah bikin gmail tanpa harus melalukan verifikasi SMS.
Caranya, gunakan browser internet explorer ketika hendak membuka gmail dan mendaftarkan diri. Jangan gunakan browser ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah bikin account baru di google mail alias gmail belakangan ini? Mungkin anda akan bertemu dengan yang namanya langkah verifikasi. Ya, gmail akan meminta anda melakukan verifikasi melalui SMS sebelum menyetujui pembuatan account gmail yang anda daftarkan.</p>
<div id="attachment_1004" class="wp-caption alignleft" style="width: 137px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/06/gmail.jpg"><img class="size-full wp-image-1004" title="gmail" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/06/gmail.jpg" alt="Logo Gmail" width="127" height="95" /></a><p class="wp-caption-text">Logo Gmail</p></div>
<p>Langkah verifikasi itu terasa bikin ribet, terutama bagi anda yang sangat protektif terhadap nomor ponsel. Belum lagi, verifikasi melalui SMS ini terkadang berjalan tidak lancar. Tapi jangan khawatir, ternyata ada cara mudah bikin gmail tanpa harus melalukan verifikasi SMS.</p>
<p>Caranya, gunakan browser internet explorer ketika hendak membuka gmail dan mendaftarkan diri. Jangan gunakan browser lain seperti Mozilla Firefox, Opera, termasuk juga Chrome. Sudah, hanya itu saja. Sederhana bukan!</p>
<p>Silakan mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/cara-mudah-bikin-gmail-tanpa-verifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Online Earning dan Online Store</title>
		<link>http://hardim.org/antara-online-earning-dan-online-store/</link>
		<comments>http://hardim.org/antara-online-earning-dan-online-store/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 04:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Make Money]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=996</guid>
		<description><![CDATA[Online earning saya artikan sebagai pendapatan yang diperoleh dari aktivitas berbasis online, sifatnya lebih kepada aktivitas jasa sehingga tidak perlu ada produk berupa barang yang perlu dimiliki. Sementara online store adalah warung biasa seperti pada umumnya hanya saja memanfaatkan internet sebagai salah satu saluran pemasarannya.
Jujur saja, saya gak yakin juga dengan definisi tadi. Agak bingung membedakannya, atau jangan-jangan memang tidak beda. Hehehe&#8230;. Sebelum anda bertambah bingung, saya akan beri contoh supaya bisa lebih jelas. Anggaplah anda memiliki warung roti. Secara konvensional, anda menjual roti melalui dunia offline. Misalnya dengan menunggu ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Online earning saya artikan sebagai pendapatan yang diperoleh dari aktivitas berbasis online, sifatnya lebih kepada aktivitas jasa sehingga tidak perlu ada produk berupa barang yang perlu dimiliki. Sementara online store adalah warung biasa seperti pada umumnya hanya saja memanfaatkan internet sebagai salah satu saluran pemasarannya.</p>
<p>Jujur saja, saya gak yakin juga dengan definisi tadi. Agak bingung membedakannya, atau jangan-jangan memang tidak beda. Hehehe&#8230;. Sebelum anda bertambah bingung, saya akan beri contoh supaya bisa lebih jelas. Anggaplah anda memiliki warung roti. Secara konvensional, anda menjual roti melalui dunia offline. Misalnya dengan menunggu pembeli datang ke warung atau memasarkan langsung ke kios-kios kecil lainnya. Jika anda ingin memasarkannya melalui dunia online (internet) maka anda perlu membangun online store (warung online) berupa situs web atau blog.</p>
<p>Sementara aktivitas online earning basisnya adalah internet, meski tentu saja bisa didukung oleh aktivitas offline. Anda bisa mendapatkan dollar dengan menuliskan review di blog anda, memasarkan produk orang lain (affiliate), memberikan ruang di blog anda sebagai tempat iklan, dll.</p>
<p>Kedua hal tadi adalah aktivitas mencari uang dengan memanfaatkan teknologi internet. Lalu, mana yang anda lakukan, melakukan aktivitas online earning atau online store, atau kedua-duanya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/antara-online-earning-dan-online-store/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dinamika Perusahaan dan Nasib Affiliate Marketing</title>
		<link>http://hardim.org/dinamika-perusahaan-dan-nasib-affiliate-marketing/</link>
		<comments>http://hardim.org/dinamika-perusahaan-dan-nasib-affiliate-marketing/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 20:50:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[affiliate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=988</guid>
		<description><![CDATA[Akhir pekan ini saya terpaksa begadang agak larut. Ini semua karena sebuah perusahaan yang produknya saya pasarkan melalui internet melakukan perubahan karakteristik produknya. Alhasil, saya harus update web sesuai dengan perubahan baru tersebut.
Persoalan tidak sampai situ saja, saya tentu juga harus mengabari sejumlah klien terkait perubahan tersebut. Seluruh klien tidak tahu perusahaan pusat tersebut, yang mereka tahu adalah web yang saya bangun.
Saya sengaja membangun web sendiri karena dari yang pernah saya baca, begitulah seharusnya affiliate marketing melancarkan aksinya. Daripada cuma menyalurkan trafik ke perusahaan pusat, lebih baik menampung trafik itu ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir pekan ini saya terpaksa begadang agak larut. Ini semua karena sebuah perusahaan yang produknya saya pasarkan melalui internet melakukan perubahan karakteristik produknya. Alhasil, saya harus update web sesuai dengan perubahan baru tersebut.</p>
<p>Persoalan tidak sampai situ saja, saya tentu juga harus mengabari sejumlah klien terkait perubahan tersebut. Seluruh klien tidak tahu perusahaan pusat tersebut, yang mereka tahu adalah web yang saya bangun.</p>
<p>Saya sengaja membangun web sendiri karena dari yang pernah saya baca, begitulah seharusnya affiliate marketing melancarkan aksinya. Daripada cuma menyalurkan trafik ke perusahaan pusat, lebih baik menampung trafik itu di web sendiri. Kita pun bisa mengelola klien secara mandiri.</p>
<p>Satu kali perubahan mungkin bisa dimaklumi. Tapi kalau ada perubahan lagi, saya tidak segan mengucapkan selamat tinggal. Jika sudah begitu, bukan saya saja yang akan mengucapkan selamat tinggal, tapi juga seluruh klien yang saya kelola.</p>
<p>Kepada perusahaan yang menggunakan konsep pemasaran afiliasi, tolong jangan sembarangan melakukan perubahan mendasar!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/dinamika-perusahaan-dan-nasib-affiliate-marketing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gila, Pendapatannya $ 15.000 Tiap Bulan!</title>
		<link>http://hardim.org/gila-pendapatannya-15-000-tiap-bulan/</link>
		<comments>http://hardim.org/gila-pendapatannya-15-000-tiap-bulan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 12:59:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=982</guid>
		<description><![CDATA[Maaf, angka tersebut bukan gaji Sri Mulyani Indrawati sebagai Managing Director di World Bank Nanti. Gaji Sri Mulyani bahkan 2 kali lipat dari angka tersebut. Tapi klaim pendapatan seperti itu mungkin sudah cukup sering kita temui di jagad internet.
Sumber: gettyimages.com
Angkanya bisa berganti-ganti, tapi kisarannya selalu pada ribuan dollar. Bisa $ 5.000 per bulan, mungkin $ 10.000 per bulan, atau bahkan tidak tanggung-tanggung $ 50.000 per bulan. Memangnya internet itu sejenis perusahaan seperti apa sehingga bisa memberi gaji seperti itu?
Apa kita tidak bisa memperoleh uang sebesar itu dari internet? Mungkin saja! ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf, angka tersebut bukan gaji Sri Mulyani Indrawati sebagai Managing Director di World Bank Nanti. Gaji Sri Mulyani bahkan 2 kali lipat dari angka tersebut. Tapi klaim pendapatan seperti itu mungkin sudah cukup sering kita temui di jagad internet.</p>
<div id="attachment_983" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/05/earning.jpg"><img class="size-medium wp-image-983" title="earning" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/05/earning-300x200.jpg" alt="Sumber: gettyimages.com" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Sumber: gettyimages.com</p></div>
<p>Angkanya bisa berganti-ganti, tapi kisarannya selalu pada ribuan dollar. Bisa $ 5.000 per bulan, mungkin $ 10.000 per bulan, atau bahkan tidak tanggung-tanggung $ 50.000 per bulan. Memangnya internet itu sejenis perusahaan seperti apa sehingga bisa memberi gaji seperti itu?</p>
<p>Apa kita tidak bisa memperoleh uang sebesar itu dari internet? Mungkin saja! Jika anda pelaku online earning profesional, bisa saja pendapatan seperti itu diraih, tapi bukan sebagai gaji bulanan. Pelaku online earning adalah pedagang, bukan karyawan! Jadi jangan pernah percaya jika ada yang bilang saya dapat duit sekian per bulan dari internet.</p>
<p>Penghasilan seorang pedagang itu tidak pernah bisa ditentukan sebagaimana pastinya seorang karyawan memperoleh gaji setiap bulannya. Jika hari ini memperoleh 3, mungkin besok bisa dapat 8, atau mungkin juga hanya 1. Semua itu tergantung usaha dari diri mereka masing-masing, serta takdir Allah.</p>
<p>Jadi jangan tanyakan pendapatan per bulan kepada seorang pelaku online earning. Tanyakanlah pendapatannya tiga bulan terakhir, atau setahun terakhir. Dari sana setidaknya kita bisa memperoleh gambaran ada pada tingkat mana perdagangan mereka.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/gila-pendapatannya-15-000-tiap-bulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Boobquake Yang Menggelinding Cepat</title>
		<link>http://hardim.org/boobquake-yang-menggelinding-cepat/</link>
		<comments>http://hardim.org/boobquake-yang-menggelinding-cepat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 13:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=972</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi isu yang menggelinding cepat di jagat internet. Namanya &#8220;boobquake&#8221;. Wow, dari namanya saja sudah sangat menarik perhatian. Yang pasti, boobquake menjadi topik hangat dalam beberapa hari belakangan ini.
boobquake
Gerakan boobquake digagas oleh seorang feminist yang atheis dari Indiana, Jen McCreight namanya. Dalam blognya, Jen menulis judul ini &#8220;In the name of science, I offer my boobs&#8221;. Konon, Jen sedang menimpali pernyataan dari seorang pemuka dari Iran yang kurang lebih mengatakan, &#8220;banyaknya perempuan yang tidak berpakaian sopan menyebabkan meningkatnya kejadian gempa bumi&#8221;
Maka, atas ajakan Jen ini, berlomba-lombalah perempuan dengan sengaja ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi isu yang menggelinding cepat di jagat internet. Namanya &#8220;boobquake&#8221;. Wow, dari namanya saja sudah sangat menarik perhatian. Yang pasti, boobquake menjadi topik hangat dalam beberapa hari belakangan ini.</p>
<div id="attachment_973" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/04/blaghag.JPG"><img class="size-medium wp-image-973" title="blaghag" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/04/blaghag-300x299.jpg" alt="boobquake" width="300" height="299" /></a><p class="wp-caption-text">boobquake</p></div>
<p>Gerakan boobquake digagas oleh seorang feminist yang atheis dari Indiana, Jen McCreight namanya. Dalam blognya, Jen menulis judul ini &#8220;In the name of science, I offer my boobs&#8221;. Konon, Jen sedang menimpali pernyataan dari seorang pemuka dari Iran yang kurang lebih mengatakan, &#8220;banyaknya perempuan yang tidak berpakaian sopan menyebabkan meningkatnya kejadian gempa bumi&#8221;</p>
<p>Maka, atas ajakan Jen ini, berlomba-lombalah perempuan dengan sengaja mempertontonkan boobs mereka. Mereka bilang, ingin membuktikan barangkali secara science memang benar begitu adanya. Entah cara <a href="http://click.web.id" target="_blank">promosi</a> seperti apa yang dia terapkan, isu ini benar-benar mendunia secara cepat.</p>
<p>Saya tidak ingin terlibat dalam pro kontra kasus ini. Yang saya perhatikan adalah kemampuan Jen McCreight memasarkan isu. Dia memanfaatkan dua social media penting saat ini, facebook dan twitter.</p>
<p>Terlepas dari apapun niatannya, saya sedang membayangkan berapa kali lipat hits ke blognya meningkat dalam beberapa hari ini. Terus terang, saya menulis posting ini juga dalam rangka science, penelitian bagaimana saya bisa memanfaatkan isu yang sedang tren untuk menarik pengunjung ke blog ini. Hehehe&#8230; maaf!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/boobquake-yang-menggelinding-cepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencermati Kontes Referral Berhadiah Ratusan Juta Rupiah</title>
		<link>http://hardim.org/mencermati-kontes-referral-berhadiah-ratusan-juta-rupiah/</link>
		<comments>http://hardim.org/mencermati-kontes-referral-berhadiah-ratusan-juta-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2010 19:35:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=966</guid>
		<description><![CDATA[Kontes referral tampaknya sedang gila-gilaan saat ini. Penyelenggaranya berani menyediakan hadiah bukan lagi jutaan rupiah, tapi sudah hingga ratusan juta rupiah! Kesannya seperti mengada-ngada, tapi secara matematis hal itu sebenarnya wajar saja.
gambar: gettyimages.com
Anda mungkin pernah mendengar kontes referal berhadiah mobil KIA Picanto, ada juga kontes serupa berhadiah Honda Jazz, dan yang terbaru adalah kontes referral berhadiah uang tunai Rp 228 juta. Nah yang terakhir itu cukup menarik karena produknya adalah t-shirt distro dengan harga yang wajar.
Jika kebanyakan kontes mensyaratkan adanya pembelian produk, meski hanya dengan produk seharga Rp 10 ribu, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kontes referral tampaknya sedang gila-gilaan saat ini. Penyelenggaranya berani menyediakan hadiah bukan lagi jutaan rupiah, tapi sudah hingga ratusan juta rupiah! Kesannya seperti mengada-ngada, tapi secara matematis hal itu sebenarnya wajar saja.</p>
<div id="attachment_970" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/04/marketing.jpg"><img class="size-medium wp-image-970" title="marketing" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/04/marketing-300x290.jpg" alt="gambar: gettyimages.com" width="300" height="290" /></a><p class="wp-caption-text">gambar: gettyimages.com</p></div>
<p>Anda mungkin pernah mendengar kontes referal berhadiah mobil KIA Picanto, ada juga kontes serupa berhadiah Honda Jazz, dan yang terbaru adalah kontes referral berhadiah uang tunai Rp 228 juta. Nah yang terakhir itu cukup menarik karena produknya adalah t-shirt distro dengan harga yang wajar.</p>
<p>Jika kebanyakan kontes mensyaratkan adanya pembelian produk, meski hanya dengan produk seharga Rp 10 ribu, namun kontes berhadiah Rp 228 juta itu tidak mensyaratkan pembelian produk. Tampaknya, kontes itu memang digelar untuk mempromosikan nama mereka. Kalau kata orang pemasaran sih, konsep <em>words of mouth </em>namanya.</p>
<p>Jangan dulu mencibir terhadap kontes berhadiah mobil dan ratusan juta tadi, seperti sudah saya katakan tadi, secara matematis keuntungan bisnis yang bisa diraup pengelola dari kontes referral ini tetap melampaui biaya hadiah yang harus mereka keluarkan. Ini semua hanyalah trik penjualan saja, tak beda dengan perusahaan yang rela mengeluarkan uang besar untuk beriklan di media massa.</p>
<p>Oh iya, kontes referral ini juga bisa menjadi ajang latihan bagi para internet marketer untuk menjajal pengetahuan yang telah mereka peroleh dari banyak sumber. Latihan praktik ini penting karena hanya dengan praktik secara langsung maka kita bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan yang kita miliki.</p>
<p>Mau nyoba kemampuan internet marketer tanpa harus keluar uang? Coba aja <a href="http://hardim.org/ke/kontes" target="_blank">kontes berhadiah uang tunai Rp 228 juta</a> ini. Saya tidak akan mengatakan ini sebagai cara mudah mencari uang di internet karena faktanya, tidak ada cara mudah. Semua perlu kerja keras dan kerja cerdas. Juga kerja cepat karena penyelenggara kontes membatasi hanya 100 orang yang akan mendapatkan momentum dahsyat tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/mencermati-kontes-referral-berhadiah-ratusan-juta-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaos Liverpool Armand Maulana</title>
		<link>http://hardim.org/kaos-liverpool-armand-maulana/</link>
		<comments>http://hardim.org/kaos-liverpool-armand-maulana/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2010 18:20:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=958</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata jadi selebritas itu kadang seperti terpenjara, tidak bebas melakukan hal yang sebenarnya bebas dilakukan orang lain. Satu kasus terbaru menimpa vokalis band Gigi, Armand Maulana. Gara-gara pakai kaos yang menghina klub Liverpool Inggris, dia dimaki banyak orang lewat Twitter @armandmaulana. Ada juga makian yang sangat keterlaluan.
Kaos menghina klub Liverpool yang dikenakan Armand Maulana
Tampak dalam gambar, Armand Maulana mengenakan kaos bertuliskan &#8220;We&#8217;ll Rather Walk Alone&#8221; yang tentu saja merupakan sindiran terhadap slogan penggemar Liverpool yang aslinya berbunyi &#8220;You&#8217;ll Never Walk Alone&#8221;. Kaos berwarna merah itu pun menampilkan gambar liver bird, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata jadi selebritas itu kadang seperti terpenjara, tidak bebas melakukan hal yang sebenarnya bebas dilakukan orang lain. Satu kasus terbaru menimpa vokalis band Gigi, Armand Maulana. Gara-gara pakai kaos yang menghina klub Liverpool Inggris, dia dimaki banyak orang lewat Twitter @armandmaulana. Ada juga makian yang sangat keterlaluan.</p>
<div id="attachment_959" class="wp-caption alignleft" style="width: 296px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/04/armand-liverpool.jpg"><img class="size-full wp-image-959" title="armand-liverpool" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/04/armand-liverpool.jpg" alt="Kaos menghina klub Liverpool yang dikenakan Armand Maulana" width="286" height="265" /></a><p class="wp-caption-text">Kaos menghina klub Liverpool yang dikenakan Armand Maulana</p></div>
<p>Tampak dalam gambar, Armand Maulana mengenakan kaos bertuliskan &#8220;We&#8217;ll Rather Walk Alone&#8221; yang tentu saja merupakan sindiran terhadap slogan penggemar Liverpool yang aslinya berbunyi &#8220;You&#8217;ll Never Walk Alone&#8221;. Kaos berwarna merah itu pun menampilkan gambar liver bird, logo Liverpool yang juga simbol kota Liverpool, tertusuk tombak trisula.</p>
<p>Singkat cerita, Armand yang penggemar berat Manchester United, salah satu rival Liverpool di Inggris, panen makian dari penggemar Liverpool. Sayangnya, salah satu caci maki yang muncul di sana sangat keterlaluan karena menghina istri Armand Maulana yang juga selebritas, Dewi Gita.</p>
<p>Caci maki yang sangat keterlaluan itu berbunyi <em>@armandmaulana woii artis kampung.. pake baju gambar istri lo lagi digengbeng dong.. kan baju yang kemaren juga disuruh..&#8221;</em> Istilah &#8220;gengbeng&#8221; yang ditulis bermakna pada &#8220;gang bang&#8221; yang artinya menurut Wikipedia adalah &#8220;situasi di mana seseorang berhubungan seksual dengan beberapa orang secara bergantian&#8221;.</p>
<p>Padahal, sangat banyak orang yang mengenakan kaos bergambar sesuatu yang menyindir klub sepakbola lain. Bahkan dengan kata-kata yang lebih vulgar dan sangat kasar. Namun karena kali ini yang mengenakannya adalah seorang selebritas, akhirnya jadi repot. Kasihan ya para selebritas itu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/kaos-liverpool-armand-maulana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
