<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Hardim &#187; How To</title>
	<atom:link href="http://hardim.org/category/howto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hardim.org</link>
	<description>Online Earning</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 19:21:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Cara Mudah Bikin Gmail Tanpa Verifikasi</title>
		<link>http://hardim.org/cara-mudah-bikin-gmail-tanpa-verifikasi/</link>
		<comments>http://hardim.org/cara-mudah-bikin-gmail-tanpa-verifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 16:26:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=1003</guid>
		<description><![CDATA[Pernah bikin account baru di google mail alias gmail belakangan ini? Mungkin anda akan bertemu dengan yang namanya langkah verifikasi. Ya, gmail akan meminta anda melakukan verifikasi melalui SMS sebelum menyetujui pembuatan account gmail yang anda daftarkan. Langkah verifikasi itu terasa bikin ribet, terutama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah bikin account baru di google mail alias gmail belakangan ini? Mungkin anda akan bertemu dengan yang namanya langkah verifikasi. Ya, gmail akan meminta anda melakukan verifikasi melalui SMS sebelum menyetujui pembuatan account gmail yang anda daftarkan.</p>
<div id="attachment_1004" class="wp-caption alignleft" style="width: 137px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/06/gmail.jpg"><img class="size-full wp-image-1004" title="gmail" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/06/gmail.jpg" alt="Logo Gmail" width="127" height="95" /></a>
<p class="wp-caption-text">Logo Gmail</p>
</div>
<p>Langkah verifikasi itu terasa bikin ribet, terutama bagi anda yang sangat protektif terhadap nomor ponsel. Belum lagi, verifikasi melalui SMS ini terkadang berjalan tidak lancar. Tapi jangan khawatir, ternyata ada cara mudah bikin gmail tanpa harus melalukan verifikasi SMS.</p>
<p>Caranya, gunakan browser internet explorer ketika hendak membuka gmail dan mendaftarkan diri. Jangan gunakan browser lain seperti Mozilla Firefox, Opera, termasuk juga Chrome. Sudah, hanya itu saja. Sederhana bukan!</p>
<p>Silakan mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/cara-mudah-bikin-gmail-tanpa-verifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Cara Cepat Bikin Review</title>
		<link>http://hardim.org/tiga-cara-cepat-bikin-review/</link>
		<comments>http://hardim.org/tiga-cara-cepat-bikin-review/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Mar 2010 09:13:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=909</guid>
		<description><![CDATA[Bagi para pemain paid review, order dari advertiser tentu sangatlah dinantikan. Tapi di sisi lain, kita juga kadang dibuat pusing dengan review yang harus dibuat, terutama karena harus dibuat dalam bahasa Inggris. Tapi jika kita cermat, ada tiga cara cepat bikin review berbahasa Inggris. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi para pemain paid review, order dari advertiser tentu sangatlah dinantikan. Tapi di sisi lain, kita juga kadang dibuat pusing dengan review yang harus dibuat, terutama karena harus dibuat dalam bahasa Inggris. Tapi jika kita cermat, ada tiga cara cepat bikin review berbahasa Inggris.</p>
<p>Pertama, yang paling mudah tentu menggunakan jasa layanan penulis review. Cukup banyak penyedia jasa semacam ini, tarifnya pun tidak terlalu mahal, mulai dari $ 0,5 per 150 kata. Jika kita mendapat job senilai $ 10, sisihkan saja $ 0,5 &#8211; $ 1,5 untuk membayar jasa ini. Kenyamanannya terbayar dengan harga yang dikeluarkan.</p>
<p>Kedua, gunakan fasilitas blogsearch.google.com. Tinggal ketik &#8220;link:alamaturl.com&#8221; (tanpa tanda kutip) maka akan ditampilkan sejumlah content yang memiliki link ke url tersebut. Artinya, kita bisa melihat hasil review orang lain terhadap advertiser. Ambil beberapa content, lalu modifikasi agar tidak sama dengan sumber aslinya.</p>
<p><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/03/review11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-912" title="review1" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/03/review11.jpg" alt="review1" width="600" height="66" /></a></p>
<p>Ketiga, gunakan translate.google.com. Bikin setting &#8220;Translate from: Indonesian&#8221; dan &#8220;Translate into: English&#8221;. Ketika saja review anda dalam bahasa Indonesia karena Google Translate akan secara otomatis menerjemahkannya. Hasil terjemahannya memang tidak selamanya baik, untuk itu copy paste saja hasil terjemahannya lalu cek spelling dan grammarnya menggunakan MSWord.</p>
<p><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/03/review2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-911" title="review2" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/03/review2.jpg" alt="review2" width="300" height="200" /></a>Saya pribadi, lebih suka menggunakan cara ketiga. Lebih puas karena tulisannya benar-benar hasil pikiran sendiri. Bagaimana dengan anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/tiga-cara-cepat-bikin-review/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Sebuah Domain Available setelah Expired?</title>
		<link>http://hardim.org/kapan-sebuah-domain-available-setelah-expired/</link>
		<comments>http://hardim.org/kapan-sebuah-domain-available-setelah-expired/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 22:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[domain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=876</guid>
		<description><![CDATA[Ini sebuah pengalaman yang baru saja saya alami ketika mengejar domain hardim dot com. Setelah memiliki hardim dot org untuk blog ini, saya mulai ingin memiliki hardim dot com. Sayangnya sudah ada yang memiliki. Sang pemilik hardim dot com mendaftarkan domain itu hanya beda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini sebuah pengalaman yang baru saja saya alami ketika mengejar domain hardim dot com. Setelah memiliki hardim dot org untuk blog ini, saya mulai ingin memiliki hardim dot com. Sayangnya sudah ada yang memiliki. Sang pemilik hardim dot com mendaftarkan domain itu hanya beda 2 pekan sebelum saya mendaftarkan hardim dot org.</p>
<p>Sejak 2006 itu, setiap tahun saya mengecek apakah hardim dot com tidak diperpanjang oleh pemiliknya. Baru tahun 2010 ini saya melihat domain itu expired. Harap-harap cemas, saya pun mulai mencari tahu kapan domain expired itu bisa saya register.</p>
<div id="attachment_877" class="wp-caption alignleft" style="width: 610px"><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/03/gtld-lifecycle.jpg"><img class="size-full wp-image-877" title="gtld-lifecycle" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2010/03/gtld-lifecycle.jpg" alt="gTLD Life Cycle" width="550" height="225" /></a>
<p class="wp-caption-text">gTLD Life Cycle</p>
</div>
<p>Dari situs <a href="http://www.icann.org/en/registrars/gtld-lifecycle.htm" target="_blank">ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers)</a> saya mengetahui tahapan perjalanan status sebuah domain setelah expired. Total perjalanan itu ternyata cukup panjang, memakan waktu 80 hari.</p>
<p>Setelah sebuah domain dinyatakan expired, dia akan berada dalam status &#8220;grace period&#8221; selama 45 hari. Dalam rentang waktu itu, pemilik domain masih bisa melakukan perpanjangan (renew) tanpa terkena denda. Jadi sebelum masa 45 hari itu lewat, lebih baik jangan berharap dulu bisa merebut domain itu.</p>
<p>Jika dalam 45 hari sang pemilik tidak melakukan perpanjangan kepemilikan, maka domain masuk ke status &#8220;redempetion&#8221; selama 30 hari. Selama dalam status itu, sang pemilik masih bisa memperpanjang domain miliknya, tapi dia akan dikenai denda. Jumlahnya cukup tinggi, kurang lebih 10 kali lipat dari harga normal. Nah, itu berarti kita bisa mulai berharap bahwa sang pemilik akhirnya akan melepas domain itu.</p>
<p>Jika setelah 75 hari itu masih lewat juga, domain masuk ke dalam status &#8220;pending delete&#8221; selama 5 hari. Bagi para peminatnya, status itu berarti bersiaplah untuk perlombaan merebut domain. Dalam masa waktu 5 hari itu, pemilik lama sudah tidak bisa melakukan perpanjangan lagi, dan siapapun tidak bisa melakukan register. Semua harus menunggu setelah masa &#8220;pending delete&#8221; berakhir.</p>
<p>Tepat 80 hari setelah expired, domain akan dilepas kembali dan bisa didaftarkan oleh siapapun. Saran saya, ketika 80 hari itu sudah dilalui, jangan melihat whois untuk mengetahui status karena seringkali status tidak terupdate secara realtime. Lakukan saja proses register karena dengan begitu kita akan benar-benar tahu apakah domain itu sudah available secara realtime.</p>
<p>Oh iya, jika sebelumnya kita telah memiliki salah satu gTLD dan mengincar gTLD lain, biasanya akan ada broker yang mencoba mengambil kesempatan itu. Saya mendapatkan 3 penawaran backorder untuk memperoleh hardim dot com. Dalam e-mailnya mereka menyebutkan, karena saya memiliki dot org maka mungkin saya berminat memiliki juga dot com. Dua broker menyembunyikan tarifnya, satu broker menyebutkan $99 untuk layanan itu.</p>
<p>Ternyata, mereka cuma mencari kesempatan dalam kesempitan. Kalau memang niat backorder, saya mungkin akan pilih layanan Godaddy yang cuma $ 18,99. Tapi saya tidak melakukannya karena selain ingin irit, juga ingin mencoba mengalaminya sendiri. Sensasinya cukup lumayan&#8230; Hehehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/kapan-sebuah-domain-available-setelah-expired/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Need Help With Your MKV File?</title>
		<link>http://hardim.org/need-help-with-your-mkv-file/</link>
		<comments>http://hardim.org/need-help-with-your-mkv-file/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 01:03:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[Make Money]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=645</guid>
		<description><![CDATA[Did you know file extension mkv? It&#8217;s rapidly becoming common among computer users.  However, because Matroska is not widely used or accepted among mainstream developers -most notably because it offers no copy protection- most users find that when they attempt to open a Matroska [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Did you know <a href="http://fileextensionmkvhelp.com/" target="_blank">file extension mkv</a>? It&#8217;s rapidly becoming common among computer users.  However, because Matroska is not widely used or accepted among mainstream developers -most notably because it offers no copy protection- most users find that when they attempt to open a Matroska video file, it does not load. This is because they do not have the Matroska codec installed. However you don&#8217;t need to be a computer geek to solve this kind of problem.</p>
<p>For your information, <a href="http://fileextensionmkvhelp.com/" target="_blank">file extension mkv</a> is exclusively used by Matroska Video files. These files contain multimedia streams in open-source matroska multimedia container format. The purpose of this format is to allow storage of unlimited number of multimedia streams in a single file. MKV files in particular contain video streams and optional subtitles and audio.<br />
Matroska is the Russian word for &#8220;nesting doll&#8221;. Several dozen such dolls can be nested one into the other much like video streams in the <a href="http://fileextensionmkvhelp.com/" target="_blank">file extension mkv</a> format.</p>
<p>MKV file format is intended to serve as a universal format for storing common multimedia content, like movies or TV shows. Matroska is similar in conception to other containers like AVI, MP4 or ASF, but is completely open source. Matroska file types are .MKV file extension  for video and audio, .MKA file extension for audio-only files. These is a large number of  video players that support playing video streams from MKV files including but not limited to &#8220;BS.Player&#8221;, &#8220;DivX Player&#8221;, &#8220;HandBrake&#8221;, &#8220;Kaffeine&#8221;, &#8220;MPlayer&#8221; and others.</p>
<p>As I mention above, don&#8217;t need to be computer geek to get just what you need. Update all your computer drive with easiest way. Choose the right update drivers instantly service with affordable price!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/need-help-with-your-mkv-file/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan Alexa dengan Tembak Keyword</title>
		<link>http://hardim.org/meningkatkan-alexa-dengan-tembak-keyword/</link>
		<comments>http://hardim.org/meningkatkan-alexa-dengan-tembak-keyword/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 10:29:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[alexa]]></category>
		<category><![CDATA[traffic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=598</guid>
		<description><![CDATA[Sebelumnya, saya sering membaca di sejumlah blog topik tentang &#8220;tembak keyword&#8221;. Tembak menembak keyword itu dilakukan untuk memancing trafik dan pada akhirnya akan meningkatkan ranking alexa. Dari beberapa contoh yang ada, tembak keyword itu biasanya memanfaatkan tema esek-esek. Kalau harus begitu, saya malas mencobanya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/08/analytics.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-600" title="analytics" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/08/analytics-300x200.jpg" alt="analytics" width="300" height="200" /></a>Sebelumnya, saya sering membaca di sejumlah blog topik tentang &#8220;tembak keyword&#8221;. Tembak menembak keyword itu dilakukan untuk memancing trafik dan pada akhirnya akan meningkatkan ranking alexa. Dari beberapa contoh yang ada, tembak keyword itu biasanya memanfaatkan tema esek-esek. Kalau harus begitu, saya malas mencobanya.</p>
<p>Namun sebulan terakhir ini, saya secara tidak sengaja menerapkan cara tembak keyword itu. Bukan dengan tema esek-esek, tapi melalui tema yang kebetulan sedang hangat diperbincangkan saat itu. Saya bilang tidak sengaja, memang begitu adanya.</p>
<p>Awalnya, saya hanya ingin mencari alur penulisan yang berbeda untuk materi paid review bahasa Indonesia. Sebut saja saya mendapatkan order review menulis tentang situs lirik lagu dan situs gosip. Saya cari lagu yang sedang banyak dinyanyikan saat itu apa, dan ketemulah dengan lagu terbaru D&#8217;Masiv yang berjudul &#8220;Jangan Menyerah&#8221;. Saya bikin review dengan judul terkait hal tersebut. Lalu untuk review situs gosip, karena saat itu Mbah Surip baru saja meninggal dunia, saya pilih topik itu dan menjadikannya judul.</p>
<p>Hasilnya, dua paid review itu menyumbangkan cukup banyak trafik ke blog ini. Melihat hal tersebut, saya pun coba melakukan penembakan keywords lainnya. Melihat begitu gencarnya media massa memberitakan penyerbuan teroris di Temanggung yang menyisakan pertanyaan siapakah mayat di dalamnya, saya buat posting tentang pemberitaan peristiwa itu dengan judul yang &#8220;mengundang&#8221;. Seperti telah diduga, posting itu menampung banyak pengunjung. Pernah juga saya buat review tentang sulap dengan mengambil topik tentang &#8220;fakir magic&#8221;. Ternyata, cukup banyak orang yang mencari informasi tentang &#8220;fakir magic&#8221; itu.</p>
<p>Lihat statistik yang saya dapat dari Google Analytics terkait trafik menuju blog ini. Dari 10 keywords teratas, posisi teratas kebanyakan  berasal dari postingan yang dibuat dengan menembak keyword tertentu. Alexa pun meningkat dari hari ke hari. Mau mencoba juga?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/meningkatkan-alexa-dengan-tembak-keyword/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagi Cari Cara Bikin Aggregator Blog</title>
		<link>http://hardim.org/lagi-cari-cara-bikin-aggregator-blog/</link>
		<comments>http://hardim.org/lagi-cari-cara-bikin-aggregator-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 06:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[aggregator]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=284</guid>
		<description><![CDATA[To the point aja deh. Ada yang tahu gak, gimana sih bikin aggregator blog? Untuk yang mau berbagi pengetahuan di sini, saya ucapkan banyak terima kasih. Apa itu aggregator blog? Googling di sini!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>To the point</em> aja <em>deh</em>. Ada yang tahu gak, gimana sih bikin <em>aggregator blog</em>? Untuk yang mau berbagi pengetahuan di sini, saya ucapkan banyak terima kasih.</p>
<p><a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aigia3e-lwfm&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=aggregator+blog&amp;sa=Search" target="_blank"><strong>Apa itu aggregator blog? Googling di sini!</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/lagi-cari-cara-bikin-aggregator-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyiasati Adsense di Blog Berbahasa Indonesia</title>
		<link>http://hardim.org/menyiasati-adsense-di-blog-berbahasa-indonesia/</link>
		<comments>http://hardim.org/menyiasati-adsense-di-blog-berbahasa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 01:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[adsense]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Jangan lagi mengubah code adsense dengan menambahkan “en” untuk membuat blog anda bisa menampilkan iklan dari google adsense. Jelas sekali, tindakan itu dilarang oleh google. Susahnya, iklan adsense juga tidak mau muncul di blog berbahasa Indonesia. Tapi jangan dulu meninggalkan adsense! Masih ada cara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan lagi mengubah code adsense dengan menambahkan “en” untuk membuat blog anda bisa menampilkan iklan dari google adsense. Jelas sekali, tindakan itu dilarang oleh google. Susahnya, iklan adsense juga tidak mau muncul di blog berbahasa Indonesia. Tapi jangan dulu meninggalkan adsense! Masih ada cara lain untuk menyiasati adsense agar bisa memberikan recehan dollar kepada blog kita.</p>
<p><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/01/search2.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-226" title="search2" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/01/search2-300x176.gif" alt="" width="300" height="176" /></a>Gunakan “adsense for search”, jangan hanya mengandalkan “adsense for content”. Bila anda telah memiliki account google adsense, anda bisa memilih dua jenis adsense tersebut. Bila blog anda berbahasa Inggris atau bahasa asing lain yang diterima oleh adsense, tentu tidak ada masalah mau menggunakan adsense for search atau adsense for content. Sayangnya, adsense belum mau menampilkan iklan mereka dalam blog berbahasa Indonesia.</p>
<p>Tetapi sekali lagi, jangan dulu patah semangat. Ambil saja code adsense for search dan tanam di blog kita. Bila anda berpikir, kita hanya akan mengandalkan peluang mendapatkan klik dari <em>search box</em> itu saja, anda salah! <em>Search box</em> itu hanya alat, kita bisa <a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aigia3e-lwfm&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=earn+money&amp;sa=Search" target="_blank">earn money</a> dengan trik lain. Anda tahu mengapa saya memberi link pada kata <em>earn money</em>? Coba deh klik. Anda akan mendapatkan halaman yang biasa kita jumpai bila mencari sesuatu menggunakan google. Tetapi di bagian paling atas anda bisa melihat ada beberapa <em>link </em>yang diberi kotak oleh google. Itulah <em>link </em>pemasang iklan, jika di klik maka google dan pemilik blog yang memasang <em>search box</em> tadi akan mendapatkan dollar.</p>
<p>Jadi, setelah memasang <em>search box</em>,<a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/01/search4.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-229" title="search4" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/01/search4.gif" alt="" width="500" height="47" /></a> silakan cari keyword yang mengandung <em>link </em>pemasang iklan. Coba saja ketik <em>keyword </em>tersebut di dalam <em>sea</em><em>rch box</em>, misalnya ketik <a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aigia3e-lwfm&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=banking&amp;sa=Search" target="_blank">banking</a>, atau <a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aigia3e-lwfm&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=web+hosting&amp;sa=Search" target="_blank">web ho</a><a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aigia3e-lwfm&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=web+hosting&amp;sa=Search" target="_blank">sting</a>, atau <a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aigia3e-lwfm&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=golf&amp;sa=Search" target="_blank">golf</a>, atau apa saja yang kita inginkan. Upayakan agar keyword yang akan kita gunakan itu memang terkandung dalam tulisan yang akan kita posting di blog. Jadi, <em>link </em>itu terasa wajar dan mengundang minat pengunjung untuk mengklik. <em>Copy-paste link</em> yang tampil di <em>address bar</em> setelah kita <a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/01/search3.gif"><img class="alignright size-medium wp-image-228" title="search3" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2009/01/search3-300x187.gif" alt="" width="300" height="187" /></a>melakukan pencarian, dan tanam alamat itu sebagai link atau tautan untuk keyword tersebut di posting kita.</p>
<p>Itu sebabnya mengapa hampir setiap posting di blog hardim.org ini, pada bagian akhirnya, selalu ada link untuk melakukan googling. Bunyinya seperti ini: mau tau apa itu google tips? Googling di sini! Klik saja, pengunjung tidak pernah rugi karena mereka juga mendapatkan pengetahuan baru dengan <em>googling</em>. Coba deh! *</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/menyiasati-adsense-di-blog-berbahasa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kini Giliran Adsense Deluxe</title>
		<link>http://hardim.org/kini-giliran-adsense-deluxe/</link>
		<comments>http://hardim.org/kini-giliran-adsense-deluxe/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 12:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[plugins]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, plugin Adsense Deluxe bisa juga terpasang di blog ini. Minggu lalu, saya gagal mengaktifkan plugin ini karena selalu ada pesan kesalahan “can’t load adsense” ketika berusaha memasukkan kode google adsense. Bolak-balik berupaya mencari dimana letak kesalahannya, ternyata solusinya cukup mudah. Begini, setelah mengunduh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya, plugin Adsense Deluxe bisa juga terpasang di blog ini. Minggu lalu, saya gagal mengaktifkan plugin ini karena selalu ada pesan kesalahan “<em>can’t load adsense</em>” ketika berusaha memasukkan kode google adsense. Bolak-balik berupaya mencari dimana letak kesalahannya, ternyata solusinya cukup mudah.</p>
<p>Begini, setelah mengunduh <a href="http://www.acmetech.com" target="_blank">file Adsense Deluxe di sini</a>, dan mengekstrak file zip-nya, saya segera menginstall ke wp-content/plugins/ di mesin wordpress ini. Dari hasil ekstrak, saya mendapatkan folder “adsense-deluxe_wp_plugin”. Nama folder yang kurang menarik, kenapa tidak membuat folder “adsense deluxe” saja? Begitu pikir saya. Di dalam folder itu, ada lagi folder “adsense-deluxe_wp_plugin_v08”. Lebih tidak menarik lagi. Di sana ada tiga file yaitu adsense-deluxe.php, dan dua file txt, serta satu folder “Optional_WordPress_2.0_Items”.</p>
<p>Semua nama folder yang ada di situ seakan dibuat ruwet. Ketika masuk ke folder “Optional_WordPress_2.0_Items” ternyata ada folder “adsense_deluxe”. Nah, kenapa tidak membuat nama folder seperti itu? Lebih singkat, dan enak dibaca. Atas dasar itu, saya berinisiatif membuat folder wp-content/plugins/adsense_deluxe/ di cPanel blog. Di dalam folder, saya masukkan tiga file dan satu folder yang saya temukan di hasil ekstrak, begitu seterusnya.</p>
<p>Itulah letak kesalahannya! Saya seharusnya meletakkan tiga file tadi, yaitu adsense-deluxe.php dan dua file txt di dalam folder wp-content/plugins, serta membuat folder tambahan wp-content/plugins/Optional_WordPress_2.0_Items. Baru setelah itu seluruh folder di dalamnya ditransfer juga ke sana. Jangan salah meletakkan tiga file awal tadi, dan jangan merubah nama folder!</p>
<p>Setelah itu, semuanya berjalan lancar! Dengan kehadiran plugin adsense deluxe, saya bisa memunculkan google adsense di setiap posting. Caranya bisa dengan <em>insert</em> perintah di bawah ini dalam file single.php agar adsense deluxe menampilkan google adsense di seluruh <em>posting</em>:</p>
<p><em><!--p adsense_deluxe_ads(‘namafile’);--></em></p>
<p>Jika tidak ingin ditampilkan secara otomatis dan memilih untuk memasukkan secara manual di posting tertentu, tinggal tambahkan perintah berikut ini di sela-sela <em>posting</em>:</p>
<p><em><!--adsense#namafile--></em></p>
<p>Mengingat ada beberapa ruang iklan yang bisa digunakan di blog ini, saya memilih menampilkan iklan berbentuk teks di <em>posting</em>, dan mengganti iklan teks google adsense di <em>sidebar</em> menjadi iklan bergambar. Sampai hari ini, iklan bergambar di sidebar itu masih bersumber dari google adsense. Tapi mungkin saja nanti kotak itu saya fungsikan untuk adserve.</p>
<p><strong><a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aphvrgxgcqaw&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=extract+file&amp;sa=Search" target="_blank">Apa itu extract file? Googling di sini!</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/kini-giliran-adsense-deluxe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dengan Adserve, Pengelolaan Iklan Display Jadi Mudah</title>
		<link>http://hardim.org/dengan-adserve-pengelolaan-iklan-display-jadi-mudah/</link>
		<comments>http://hardim.org/dengan-adserve-pengelolaan-iklan-display-jadi-mudah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 01:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[plugins]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Di posting sebelumnya, kita telah bicara tentang plugin WP125 dan Stripe Ads. Sekarang, giliran Adserve. Plugin ini masih terkait dengan pengelolaan iklan untuk blog kita. Sebelumnya, periksa dulu apakah template wordpress yang anda gunakan menyediakan ruang untuk iklan display? Blog hardim.org ini menggunakan template [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di posting sebelumnya, kita telah bicara tentang plugin WP125 dan Stripe Ads. Sekarang, giliran Adserve. Plugin ini masih terkait dengan pengelolaan iklan untuk blog kita. Sebelumnya, periksa dulu apakah <em>template</em> wordpress yang anda gunakan menyediakan ruang untuk iklan display? Blog hardim.org ini menggunakan <a href="http://michaelhutagalung.com/2008/05/arthemia-magazine-blog-wordpress-theme-released/" target="_blank">template Arthemia buatan Michael Hutagalung</a>, orang Indonesia asli <em>loh</em>! Di <em>template</em> Arthemia, ada dua ruang untuk iklan display, satu di bagian <em>header</em> dan satu lagi di <em>sidebar</em>.</p>
<p>Mengapa saya menanyakan ruang iklan display di template anda? Karena plugin Adserve ini akan mengelola tampilan iklan di ruang tersebut. Bagaimana memasukkan <em>image</em>, mengatur iklan tampil bergantian secara otomatis, mengetahui berapa orang telah meng-klik iklan tersebut, dan semua itu bisa dilakukan tanpa harus bolak-balik melakukan <em>coding</em>.</p>
<p>Saya bukan orang yang tahu benar masalah <em>coding</em>, saya hanya bisa kira-kira saja bahwa <em>code</em> ini mengarah ke sana, <em>code</em> itu mengarah ke sini. Jadi, begitu tahu dimana <em>code</em> untuk iklan <em>display</em> yang ada di <em>template</em> Arthemia, penyatuan dengan Adserve akan jadi lebih mudah. Tinggal ganti perintah yang ada di <em>template</em> tersebut dengan perintah yang dibutuhkan Adserve.</p>
<p><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2008/11/adserve.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-97" title="adserve" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2008/11/adserve-300x240.jpg" alt="" width="300" height="240" /></a>Sebelumnya, tentu saja kita harus mengunduh Adserve. Ekstrak file zip-nya, lalu install ke wp-content/plugins/ di cPanel blog kita. Setelah diaktifkan, dari manajemen Adserve kita harus menamai zona yang kita gunakan untuk menempatkan iklan display. Di blog ini, saya menamai zona iklan di bagian <em>header</em> sebagai ”top”. Lalu, kita bisa menyimpan sejumlah file iklan di sana. Kalaupun tidak ingin diaktifkan, file itu bisa disimpan dalam status “tidak aktif” dan sewaktu-waktu bisa dengan mudah diaktifkan.</p>
<p>Langkah penentunya adalah menuju file header.php dimana terdapat coding terkait ruang iklan display. Dari file itu saya menemukan posisi yang harus saya ubah, yaitu:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="font-size: 11pt;"><span style="font-family: Times New Roman;">&lt;div class=&#8221;right&#8221;&gt;</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="font-size: 11pt;"><span style="font-family: Times New Roman;">&lt;a href=&#8221;http://www.namadomain.com&#8221;&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo get_option(&#8216;home&#8217;); </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="font-size: 11pt;"><span style="font-family: Times New Roman;">?&gt;/wp-content/themes/arthemia/images/banners/wide.gif&#8221; alt=&#8221;" width=&#8221;468px&#8221; height=&#8221;60px&#8221;<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>/&gt;&lt;/a&gt;</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="font-size: 11pt;"><span style="font-family: Times New Roman;">&lt;/div&gt;</span></span></em><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="font-size: 11pt; mso-ansi-language: IT;" lang="IT"></span></em></p>
<p>Daripada harus mengganti apa yang ada di antara tag setiap kali ingin mengganti iklan, lebih baik gunakan Adserve dan ubah coding itu menjadi seperti di bawah ini:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">&lt;div class=&#8221;right&#8221;&gt;</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">&lt;?php AdServe(&#8220;top&#8221;); ?&gt;</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"><em style="mso-bidi-font-style: normal;"><span style="mso-ansi-language: IT;" lang="IT"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">&lt;/div&gt;</span></span></span></em></p>
<div class="right"><!--p AdServe("top");--></div>
<p>Kalimat ”top” di sana akan mengarah pada zona iklan yang telah kita buat dari manajemen Adserve. Artinya, file header.php akan memerintahkan pengambilan materi dari zona ”top” dan Adserve akan mengatur apa saja yang akan ditampilkan di zona tersebut. Mudah bukan?!</p>
<p><strong><a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aphvrgxgcqaw&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=adserve&amp;sa=Search" target="_blank">Apa itu adserve? Googling di sini!</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/dengan-adserve-pengelolaan-iklan-display-jadi-mudah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stripe Ads Mudahkan Pengelolaan Iklan Teks</title>
		<link>http://hardim.org/stripe-ads-mudahkan-pengelolaan-iklan-teks/</link>
		<comments>http://hardim.org/stripe-ads-mudahkan-pengelolaan-iklan-teks/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 01:00:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[How To]]></category>
		<category><![CDATA[plugins]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hardim.org/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lihat garis kuning di bagian paling atas blog ini? Belakangan saya baru tahu, itu namanya stripe ads. Kita akan mudah menemukan stripe ads ini saat mengunjungi blog para senior online earning. Meski tampilannya sederhana, namun stripe ads ini cukup mampu menyedot perhatian setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lihat garis kuning di bagian paling atas blog ini? Belakangan saya baru tahu, itu namanya <em>stripe ads</em>. Kita akan mudah menemukan <em>stripe ads</em> ini saat mengunjungi blog para senior <em>online earning</em>. Meski tampilannya sederhana, namun <em>stripe ads</em> ini cukup mampu menyedot perhatian setiap pengunjung. Tampil mencolok di bagian paling atas, seringkali disetel <em>stay on top</em>, dengan kata-kata yang provokatif, bagaimana tidak menyedot perhatian orang?</p>
<p>Saya pun tertarik memasang <em>stripe ads</em> itu di blog hardim.org ini. Saat <em>blogwalking</em> mencari sumber <em>stripe ads</em> ini, saya menemukan dua <em>stripe ads</em> yang tampaknya banyak digunakan para bloggers, yaitu Techtreak dan Maxblogpress. Tanpa pikir panjang, saya unduh dua plugin yang berfungsi di mesin wordpress itu. Techtreak sumbernya <a href="http://www.techtreak.com" target="_blank">di sini</a>, Maxblogpress <a href="http://www.maxblogpress.com/plugins/msa/" target="_blank">di sini</a>.</p>
<p><em>Stripe ads</em> yang pertama saya coba adalah Maxblogpress buatan Nepal. Sebagaimana biasa, seluruh file dari plugin ini saya masukkan ke folder wp-content/plugins/ melalui cPanel. Setelah semua file masuk, aktifkan plugin di panel admin melalui wp-admin. Pengaktifan itu akan menciptakan MBP Stripe Ads di panel admin. Sekarang, tinggal masuk ke MBP Stripe Ads itu.</p>
<p><a href="http://hardim.org/wp-content/uploads/2008/11/stripeads.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-94" title="stripeads" src="http://hardim.org/wp-content/uploads/2008/11/stripeads-300x136.jpg" alt="" width="300" height="136" /></a>Di manajemen MBP Stripe Ads tersebut, kita bisa menyiapkan iklan-iklan berbentuk teks yang akan ditampilkan di <em>stripe ads</em>, memilih warna latarbelakang dan warna teks yang akan dimunculkan, mengatur ke mana pengunjung akan diarahkan bila <em>stripe ads</em> itu di-klik, dan beberapa fungsi lainnya. Selesai! Sesederhana itu kok.</p>
<p>Setelah itu, saya mau mencoba <em>stripe ads</em> buatan Techtreak buatan India. Proses instalasi dan aktivasinya sama persis dengan plugin lainnya. Setelah diaktifkan, Techtreak akan muncul di panel admin kita. Menurut saya, Maxblogpress masih lebih mudah digunakan daripada Techtreak. Jadi, meskipun <em>stripe ads</em> Maxblogpress mencantumkan link mereka secara lebih demonstratif daripada Techtreak, saya merasa lebih nyaman menggunakan Maxblogpress. Lagipula, kenapa <em>sih</em> kita harus alergi dengan <em>link</em> dari <em>software developer</em> yang telah memberi kita kemudahan?</p>
<p><strong><a href="http://www.google.com/cse?cx=partner-pub-5844125195254420%3Aphvrgxgcqaw&amp;ie=ISO-8859-1&amp;q=stripe+ads&amp;sa=Search" target="_blank">Apa itu stripe ads? Googling di sini!</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hardim.org/stripe-ads-mudahkan-pengelolaan-iklan-teks/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

