Bisnis Online

Di posting sebelumnya, kita telah bicara tentang plugin WP125 dan Stripe Ads. Sekarang, giliran Adserve. Plugin ini masih terkait dengan pengelolaan iklan untuk blog kita. Sebelumnya, periksa dulu apakah template wordpress yang anda gunakan menyediakan ruang untuk iklan display? Blog hardim.org ini menggunakan template Arthemia buatan Michael Hutagalung, orang Indonesia asli loh! Di template Arthemia, ada dua ruang untuk iklan display, satu di bagian header dan satu lagi di sidebar.

Mengapa saya menanyakan ruang iklan display di template anda? Karena plugin Adserve ini akan mengelola tampilan iklan di ruang tersebut. Bagaimana memasukkan image, mengatur iklan tampil bergantian secara otomatis, mengetahui berapa orang telah meng-klik iklan tersebut, dan semua itu bisa dilakukan tanpa harus bolak-balik melakukan coding.

Saya bukan orang yang tahu benar masalah coding, saya hanya bisa kira-kira saja bahwa code ini mengarah ke sana, code itu mengarah ke sini. Jadi, begitu tahu dimana code untuk iklan display yang ada di template Arthemia, penyatuan dengan Adserve akan jadi lebih mudah. Tinggal ganti perintah yang ada di template tersebut dengan perintah yang dibutuhkan Adserve.

Sebelumnya, tentu saja kita harus mengunduh Adserve. Ekstrak file zip-nya, lalu install ke wp-content/plugins/ di cPanel blog kita. Setelah diaktifkan, dari manajemen Adserve kita harus menamai zona yang kita gunakan untuk menempatkan iklan display. Di blog ini, saya menamai zona iklan di bagian header sebagai ”top”. Lalu, kita bisa menyimpan sejumlah file iklan di sana. Kalaupun tidak ingin diaktifkan, file itu bisa disimpan dalam status “tidak aktif” dan sewaktu-waktu bisa dengan mudah diaktifkan.

Langkah penentunya adalah menuju file header.php dimana terdapat coding terkait ruang iklan display. Dari file itu saya menemukan posisi yang harus saya ubah, yaitu:

Daripada harus mengganti apa yang ada di antara tag setiap kali ingin mengganti iklan, lebih baik gunakan Adserve dan ubah coding itu menjadi seperti di bawah ini:

Kalimat ”top” di sana akan mengarah pada zona iklan yang telah kita buat dari manajemen Adserve. Artinya, file header.php akan memerintahkan pengambilan materi dari zona ”top” dan Adserve akan mengatur apa saja yang akan ditampilkan di zona tersebut. Mudah bukan?!

Apa itu adserve? Googling di sini!