Tadi setelah menutup email di Yahoo! saya membaca sebuah berita berjudul “Bugil Demi Teman”. Berita yang dikutip dari Kantor Berita Antara itu menyebutkan seorang mahasiswi yang melapor ke pihak kepolisian karena foto tanpa busananya tersebar luas di internet. Berita seperti ini belakangan semakin sering terdengar, terjadi dengan beragam modus, tapi tetap saja berita yang satu ini cukup mengejutkan.

Mengejutkan setidaknya bagi saya, entah bagi anda para pembaca. Bukan soal tanpa busananya yang membuat saya terkejut, tapi identitas email yang tercantum di berita itu. Saya sih berharap itu bukan email korban, tapi sekadar email yang mengatasnamakan korban. Bagaimanapun, email bagi sebagian orang adalah hal yang bersifat pribadi. Tidak semua orang ingin emailnya terpublikasi, sebagaimana tidak semua orang ingin nomor ponselnya tersebar luas tanpa kendali dari pemiliknya.

Terus terang, saya langsung mengecek email tersebut di facebook, dan tidak menemukan apa-apa. Saya baru menemukan sesuatu ketika mengetikkan nama lengkap seperti tertulis di dalam berita tadi. Tampaklah foto profil cewek bernama Clara Adelin Supit dan Clara Adheline Supit dengan foto yang sama. Dalam sejunlah berita lain, nama korban dalam kasus ini disebut sebagai DS, bukan Clara.

Semoga penyebutan email tersebut tidak membuat derita korban semakin dalam. Oh ya, yang cari gambarnya, maaf ya kalo tidak ada di posting ini :)

Tulisan terkait

  • Belum ada tulisan terkait