Bisnis Online

Mungkin banyak orang tahu apa itu forex? Setidaknya pernah mendengar. Begitu pun saya, cukup lama tahu tentang forex, termasuk kemudahan bermain forex melalui media internet. Kalau tidak salah, pernah juga sih dulu saya bermain forex, tapi sifatnya “pura-pura” karena uangnya tidak real. Bagaimana rasanya main forex dengan uang asli?

Awal tahun baru kemarin, saya memperoleh kesempatan untuk bermain forex dengan dana bonus gratis sebesar US$100 dari OKpay dan UWCFX. Senang rasanya memperoleh kesempatan itu, selain uangnya gratis, di sana ada kesempatan untuk belajar main forex secara langsung. Ternyata, asyik juga main forex.

Dua hari pertama saya main forex, account balance saya langsung tercatat minus 10. Hahaha… parah. Saya kira, tamatlah sudah petualangan saya dengan forex. Ternyata, saya salah. Tadinya saya pikir, cara kerjanya hanya “buy” lalu kalo kira-kira sudah ada profit, tinggal “sell”. Akhirnya, setiap kali mata uang yang saya “buy” menghasilkan profit, saya langsung pencet “sell”.

Setelah mencari lagi informasi tentang forex, saya baru tahu kalo kita bisa melakukan aktivitas “buy” atau “sell”, dan melakukan “close” jika transaksi itu ingin diakhiri. Saat “buy”, kita akan dapat profit bila harga naik, dan akan loss jika harga turun. Sementara bila memilih “sell”, yang terjadi adalah sebaliknya, profit bila harga turun, dan loss bila harga naik.

Jadi, ketika saya melakukan “buy” dan kemudian menekan “sell”, yang terjadi bukanlah saya mendapatkan profit, tetapi saya melakukan dua transaksi berbeda. Padahal seharusnya jika ingin mengakhiri transaksi, yang dipencet bukan “sell” melainkan “close”. Dasar pemula!

Akhirnya, setelah melakukan “close” pada transaksi yang ada, ternyata masih ada dana tersisa. Memang sih loss karena jadi kurang dari $100, tapi lumayan karena saya bisa melakukan transaksi baru. Sampai hari ini, saya cukup menikmati main forex. Ternyata, ada ya cara yang cukup cepat untuk mengumpulkan uang, dan sekaligus juga menghilangkan uang.

Tulisan terkait

  • Belum ada tulisan terkait