Bisnis Online

Beberapa hari ini, saya bolak-balik membaca e-book gratis karya John Chow. Cukup menarik dan saya banyak belajar dari sana. Ada beberapa hal “kecil” yang ketika saya baca, saya bisa langsung paham. Dua diantaranya adalah tentang mempersiapkan beberapa posting sekaligus namun mempublikasikannya berdasarkan waktu tertentu serta membuat file favicon.ico.

Fasilitas “timestamp” yang disediakan wordpress tampak sangat menarik bagi saya. Dengan fasilitas itu, kita bisa menyiapkan beberapa tulisan sekaligus, mempostingnya dalam sekaligus, namun tulisan itu bisa muncul dalam waktu yang berbeda. Saya langsung membayangkan, siapkan saja sebanyak mungkin tulisan pada weekend, posting pada hari Minggu atau Senin pagi, dan sepanjang minggu itu kita bisa fokus pada pekerjaan sehari-hari di kantor, dan kembali memikirkan posting blog pada weekend berikutnya. Itu yang saya lakukan pada weekend kemarin.

Tahukah anda bagaimana hasilnya? Posting pertama yang sudah saya siapkan untuk muncul pada hari Senin jam 7.30 pagi, ternyata tidak muncul. Kok gagal ya? Saya sudah tetapkan timestamp-nya secara benar, tapi posting itu tetap tidak terpublikasi juga. Bolak-balik saya buka posting itu, mencari apa yang salah? Lalu, saya baca lagi e-book John Chow tadi. Ah ternyata ada kesalahan kecil.

Ketika saya selesai menyiapkan posting dan menyetel timestamp, saya tidak mengklik “publish”. Saya pikir, kalau saya tekan publish maka posting itu akan muncul pada saat itu juga, jadi saya mengklik “save”. Toh, saya sudah setel timestamp-nya. Begitu pikir saya. Padahal, justru karena saya klik “save” itulah maka posting itu tidak pernah terpublikasikan. Harusnya, saya mengklik publish setelah menyetel timestamp. Untungnya saya mencoba fasilitas timestamp ini, jadinya benar-benar bisa melakukannya.

Pelajaran berikutnya adalah bagaimana membuat file favicon.ico. File dengan image kecil itu akan muncul di address bar dan folder favorit dari browser kita. Ketika membaca cara membuatnya, ah pasti gampang sekali. Tapi, saya mulai bingung saat harus menyimpan image yang telah saya buat dengan Photoshop itu sebagai file berekstensi dot ico. Tidak ada save as .ico di Photoshop saya. Lalu, bagaimana menyimpannya menjadi file .ico?

Untung ada Google, permasalahan itu dapat segera teratasi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat file favicon.ico. Sejumlah web menyediakan layanan gratis mengubah file image kita menjadi favicon.ico dalam sekejap, bahkan ada yang siap merubahnya menjadi icon animasi. Namun, saya memilih menggunakan software IrfanView untuk menciptakan file dengan ekstensi .ico ini.

Ya, paham dengan apa yang kita baca ternyata tidak menjamin kita bisa melakukannya dengan benar. Setelah paham, sudah semestinya kita segera mencoba. Dengan begitu kita akab benar-benar tahu apakah kita mampu melakukannya atau tidak? *

Apa itu file favicon? Googling di sini!