Anak kami kini memasuki umur 2 tahun. Pada umur tersebut, komunikasi dengannya menjadi semakin interaktif. Meski belum bisa mengucapkan kata, namun reaksi tubuhnya menunjukkan dia telah dapat berkomunikasi dengan baik kepada orang lain. Para orang tua yang memiliki anak balita dan batita tentu mengalami seperti apa yang kami alami.
Pada masa bayi kami masih berusia di bawah satu tahun, ketika diajak berinteraksi, bayi lebih banyak merespon apa yang kita lakukan. Tapi ketika mulai melewati satu tahun, dia tidak hanya merespon terhadap apa yang kita lakukan, tetapi juga menciptakan komunikasi dengan pihak lain.
Contoh sederhananya, permainan “ciluk baa” terhadap bayi di bawah setahun mungkin hanya menghasilkan tawa gembira dari si bayi. Tetapi pada bayi di atas satu tahun, bayi tidak hanya tertawa ketika kita memainkan “ciluk baa”, dia juga mampu membalas “ciluk baa” itu kepada kita.
Pernah saya mencoba berperan sebagai tukang sulap dengan menyiapkan satu buah duku dan tiga mangkok kecil. Saya tutup buah duku dengan salah satu mangkok, dan memutarnya diantara tiga mangkok tersebut. Bayi kami ternyata tertarik untuk mencari buah duku tersebut dengan membuka satu per satu mangkok tadi. Ketika berhasil menemukannya, dia terlihat senang sekali. Saya pikir, wah dia sudah mulai tertarik dengan permainan.
Setahu saya, masih banyak trik sulap sederhana yang bisa kita mainkan secara aman di depan bayi. Saya pun berpikir lagi, mungkin kini waktunya untuk mengunjungi toko sulap untuk mencari permainan sulap sederhana. Tapi kemana ya?
Tak perlu pikir panjang lagi, saya cari di internet, dan akhirnya menemukan salah satu diantaranya. Namanya rajasulap.com. Toko perlengkapan alat sulap ini tidak hanya melayani pembelian online, tetapi juga memiliki alamat offline untuk pelaksanaan workshop sulap. Hmmm, jadi membayangkan respon bayi kami jika diperkenalkan dengan beberapa permainan sulap yang sederhana namun tetap menarik.








0