Bisnis Online

Selain memiliki rekening di paypal, saya juga memiliki rekening alertpay. Rekening alertpay perlu dimiliki bagi mereka yang mengikuti paid to click karena paypal dikenal agak alergi dengan program tersebut. Secara umum, alertpay memang mirip dengan paypal. Saya juga menggunakan tombol “buy now” yang disediakan alertpay untuk toko online kanalpulsa.

Seminggu yang lalu, saya coba login ke alertpay setelah mendengar kabar dana di alertpay kini bisa ditransfer ke rekening bank lokal di Indonesia. Tetapi saya ternyata tidak bisa login, ada pesan bahwa rekening saya terkena status “suspensed” akibat fraudulent payment. Hah…?

Langsung saja saya kirim e-mail ke alertpay, menanyakan pembayaran mana yang dianggap oleh mereka sebagai fraudulent payment, dan mengapa? Sehari kemudian, surat itu dijawab, mereka menunjuk pembayaran yang dimaksud dan meminta saya menjelaskan transaksi apa yang terjadi di sana. Pembayaran yang mereka anggap fraudulent itu adalah pembayaran seorang klien kanalpulsa yang membayar deposit pulsa sebesar US$ 12, dan kanalpulsa pun telah mengirimkan produk yang dipesan oleh klien tersebut.

Setelah dijelaskan seperti itu, alertpay mengaku bisa menerima penjelasan tersebut dan langsung membebaskan status suspensed. Saya pun bisa login lagi ke rekening di alertpay. Tapi, dana yang ada di rekening ternyata telah berkurang dari seharusnya. Terakhir saya tinggal, masih ada US$ 5,45. Sekarang, account balance sudah jadi nol.

Saya tanya lagi dong ke alertpay! Eh, ternyata mereka ngotot bilang dana itu harus terpotong karena tuduhan fraudulent payment. Ah, menyebalkan! Tapi saya masih butuh alertpay sebagai alternatif dari paypal.

Apa itu e-payment? Googling di sini!