Bisnis Pulsa dan PPOB
Powered by MaxBlogPress  
Home » Look At, Make Money

Merencanakan Pembelian Rumah

25 September 2009 No Comment

Memiliki rumah sendiri tentu merupakan dambaan bagi setiap keluarga. Namun harga rumah memang tidak murah, itu sebabnya bagi sebagian orang memiliki rumah sendiriĀ  ibarat mimpi yang sulit terjangkau. Harga rumah yang setidaknya mencapai puluhan juta rupiah, bahkan seringkali mencapai ratusan juta rupiah, ibarat bintang di langit yang indah dipandang namun tak terjangkau oleh raihan tangan.

Jangankan membeli rumah, mengontrak rumah pun perlu biaya yang tidak sedikit. Apalagi untuk ukuran sebuah rumah yang layak huni dan berlokasi di wilayah strategis. Maka tidak heran jika pasangan muda dari golongan ekonomi bawah lebih memilih mengontrak kamar daripada mengontrak rumah karena biaya kontrak lebih murah.

Sebenarnya, kesulitan memiliki rumah tidak hanya dihadapi oleh mereka yang berada di golongan ekonomi bawah, namun juga bagi mereka yang berada di golongan ekonomi menengah. Secara matematis, kita bisa menghitung bahwa mereka yang punya penghasilan Rp 5 juta per bulan pun, masih akan kesulitan memiliki rumah sendiri. Beruntung pihak perbankan memiliki program kredit yang sangat membantu masyarakat dalam mewujudkan mimpinya memiliki rumah sendiri secara bertahap, bukan pembelian kontan.

Dengan program kredit ini, calon pemilik rumah dapat mengangsur dana pembelian rumah setiap bulan sesuai anggaran yang dimilikinya. Jangka waktu angsuran pun bervariasi, mulai dari 5 tahun hingga 20 tahun sehingga calon pembeli dapat fleksibel memilih sesuai kemampuannya. Jika sudah begitu, membeli rumah bukan lagi sebuah mimpi, tapi sebuah rencana yang perlu dipersiapkan secara matang.

Apa saja rencana yang perlu dipersiapkan itu? Salah satunya mungkin tipe rumah yang sesuai dengan keinginan keluarga dan sesuai juga dengan anggaran yang tersedia. Tipe rumah tidak hanya tentang ukuran rumah, tipe 21, tipe 36, tipe 54, tipe 70, dan seterusnya, tapi juga seperti apa konsep rumah dan kompleks perumahan tersebut. Mungkin apartemen atau rumah susun, mungkin rumah kebun, mungkin villa, mungkin minimalis. Satu lagi yang sangat perlu dipertimbangkan dalam merencanakan pembelian rumah adalah pemilihan lokasi rumah. Jangan sampai anda menyesal karena salah memilih lokasi.

Tulisan terkait

  • Belum ada tulisan terkait




Suka dengan tulisan seperti ini?
Kami bersedia mengantarkan tulisan-tulisan selanjutnya ke alamat e-mail anda.
Silakan tulis alamat e-mail anda:

Delivered by FeedBurner



This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

CommentLuv Enabled