Strategi Blue Ocean dalam Bisnis Online
Anda yang tertarik dengan dunia pemasaran tentu paham apa itu “blue ocean”. Saya sendiri tidak mau menyebut diri paham tentang blue ocean, namun setidaknya saya pernah mendengar dan membaca istilah yang cukup populer dalam dunia pemasaran modern itu.
Blue ocean sebagaimana makna bahasanya merupakan sebuah laut biru bersih, yang belum keruh karena tidak banyak pergerakan mahkluk hidup di lingkungan tersebut. Blue ocean merupakan kondisi berbanding terbalik dengan red ocean, laut yang menjadi merah karena ada banyak pergerakan mahkluk hidup di lingkungan tersebut, mungkin saling berkelahi hingga berdarah-darah atau setidaknya membuat laut menjadi keruh.
Istilah blue ocean dan red ocean ini dikenal dalam istilah bisnis, tentunya termasuk juga di dalamnya bisnis online dengan online earningnya. Lalu kira-kira bagaimana penerapan strategi blue ocean dalam bisnis online dan online earning? Maaf, saya tidak bermaksud menuliskan pemaparan, mengajari anda, atau memberikan arahan, apalagi menampilan slide presentasi bisnis. Kompetensi saya belum sampai sana, saya masih pemula. Di sini saya justru sedang mencoba mengemukakan pertanyaan yang saya sendiri belum tahu jawabannya.
Apa niche keyword dalam blog termasuk dalam salah satu langkah menerapkan blue ocean? Atau menawarkan produk yang jarang ditawarkan orang lain adalah blue ocean? Saya pernah menemukan sebuah web berbahasa Indonesia yang menawarkan buku manual dari berbagai merek mobil. Hah, kok kepikirnya ngejual buku manual mobil? Tapi saya pikir, pasarnya mungkin memang ada.
Atau mungkin, blue ocean itu bisa ada di jalur penawarannya. Tidak lewat web perusahaan atau blog, terlalu biasa. Tidak juga melalui jejaring sosial karena sudah terlalu hiruk pikuk. Melalui tulisan review juga tidak terlalu istimewa meski masih terhitung cukup efektif
. Apa ada yang pernah mencoba memanfaatkan e-mail balasan otomatis. Kalau di Gmail, itu ada di “vacation response”, ya semacam mesin penjawab telepon otomatis.
Apa anda pernah menyaksikan iklan “AXE Effect” yang mencantumkan nomor telepon di akhir iklannya? Pernahkan anda mencoba menghubungi nomor telepon tersebut? Kalau pernah, anda tentu paham apa maksud saya.
Ah, barangkali saya butuh ikut pelatihan agar bisa meningkatkan pengetahuan tentang hal ini. Atau mungkin juga perlu searching mencari materi training berkualitas yang mungkin tersedia di internet. *
















he he.. salam kenal boss. BTW dapet berapa dari mas COSA bulan ini.. aku masih dibawah 100 neh… Boleh belajar sini kan? Maklum saya masih pakai yg gratisan….
saffa´s last blog ..Lowongan Kerja di Koperasi Simpan Pinjam / KSP NASARI
to saffa: alhamdulillah, udah dua kali narik dan dua-duanya diatas 150. kalau mau belajar, silakan sama-sama. saya juga masih belajar.
Leave your response!